Langsung ke konten utama

humf . masuki babak perempatfinal ! go University !

baru melewati babak penyisihan 2 . bsuug baru babak perempat final .

smgd ! semanagat ! semangat ! SEmaNGAT ! SEMANGAT !

kata itu klise banget ia ? jadul . ketingglan jaman . tapi kauands ? tanpa kata itu kita gak bisa ngapa-ngapain , belajar tanpa semangat ? hampa . seperti belajar tanpa buku .


ini adalah pertandingan kita sendiri . lawan na adalah nafsu malas yang sudah terpendam lama sejak kita belum tau ap itu arti malas . bole di bilang ini pertandinga satu lawan satu . sapa yang bisa melawan diri kita sendiri . dialah yang jadi juara ! JUARA JUARA . kauand . sapa maw jadi juara ? juara diri sendiri adalah yang paling menggembirakan . dari mengalahkan lawan manapun . yakin deh itu pasti !


saia maw mwmbayangkan ahh :

sebualan setelah kita mengerjakan soal dengan tiga pengawas itu . saia di minta wali kelas IPS 2 yaitu Pak AGUS . kumpul i rumah salah seorang teman kelas kami . semalaman saia akan berdoa kepada -Mu ya ALLAH . meminta kebehasilan yang di Ridoi . setalah lama menunggu sambil dag dig dug . karena klo pagi2 ad yang datang ke rumah itu berarti blom beruntung . ternyata sampai jam 8 pagi gak ada yang datang nyari saia . mandi . pergi kerumah temen bwt ngumumin kelulusan . eeh . nyampe di sana ? saia sangat senangs 34 dari siswa-siswi anak IPS 2 yang berjumlah 34 ada dan berkumpul smua di ruangan itu . setelah pak AGUS datang . kita di suruh sujud syukur . dan beliau berkata : SELAMAT KALIAN BERHASIL MELEWATI UJIAN NASIONAL . DAN TIDAK ADA SEORANG PUN DARI TEMAN KALIAN YANG TERTINGGAL . SEMOGA DENGAN KALIAN LULUS . MENJADI JEMBATAN YENG LURUS DALAM MENCAPAI CITA 2 KALIAN SMUA . SMOGA KALIAN SUKSES !
AMIEEN ! kita menjawab dengan suara lirih . AMIEEEEN . lalu ? ? ? horreeeeeeeeeeee ! horeeee ! lulus lulus luuuuuuuluusss ! lulus kita luulus ...
aaah menyenengkan sekali .. pasti jadi kenyataan . kita pasti bisa ! bisa lulus ! bisa lulus . .

amien ya ALLAH .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ectopic Pregnancy

Sudah lama kupendam ini semua.. Hanya orang orang lingkup kecilku yang tahu. Dan kupikir untuk apa menceritakan yang belum rezekiku..  Bulan juli 2022 Suami bernegosiasi untuk ayo kita lakukan program hamil lagi, semua akan ada obatnya katanya.. Namun aku terus ragu tentang kondisi dan keuangan. Ia selalu bilang kalau dari kami ada yang memang tidak bisa kami akan berkomitmen untuk tetap bersama. Akhirnya setelah perdebatan panjang dan dengan keyakinan yang diberikan suami aku memutuskan yuk cari tahu tentang program itu.  Berawal aku tanya tanya dengan rekan yang kerja di salah satu RS yang menangani hal tersebut. Akhirnya kami memutuskan untuk yuk tanya langsung ke RS sadewa di IVF centre. Disana kami mendapatkan informasi ada program hamil dengan paket untuk mengetahui kondisi awal. Setelah melihat tentang biaya kami berdua merasa Insya Allah mampu dan masih bisa di jangkau.  Banyak proses yang kami lakukan, pertama suami cek sperm kemudian di konsultasikan kepada dr a...

Ramadan 1444 H

Terakhir posting Ramadan 2 tahun lalu..  Tidak banyak berubah dari kehidupan, berjalan sebagaimana mestinya. Aku pun heran apa emang akunya yang terlalu ada di zona nyaman sehingga tidak ada keinginan untuk maju atau sebenarnya hidup kayak gini..  Tapi dari semua itu, aku merasa ini nyaman dan ini membuat aku bahagia..  Mudah mudahan ini yang seharusnya aku syukuri..  Tidak ada mimpi besar, let it flow.. Apakah itu salah?  Punya target tapi kalau gak ke sampaian aku selalu sounding untuk it okay.. Dan sedihnya gak terlalu lama..  Bismillah.. Semoga aku dan suami selalu dilembutkan hatinya untuk selalu bersyukur.. Dijauhkan dari mara bahaya, dan diberikan kesehatan. Aamiin

Pelajaran dari Ramdhan 1441 H

Memilih tidak mengeluh dengan efek dari pandemi ini. Alhamdulillah masih bisa bertemu dengan Ramadhan, bukan mau riya'. Tp Alhamdulillah aku bahagia sekali bisa beribadah bersama dengan suami. Mungkin jika tidak ada pandemi kita tidak bisa melakukan ibadah bersama sama terus. Kedekatan kita juga semakin baik, komunikasi terus diperbaiki. Dan yang paling penting aku lagi belajar bagaimana mendengdalikan pikiranku sendiri. Dulu selalu banyak pikiran negatif yang hadir di kepalaku. Gimana kalo ini terjadi? Gimana kalo itu terjadi? Giimana gimana yang lain. Bahkan itu terlalu berlebihan sudah berlebihan banget malah. Aku jadi insecure sendiri. Beberapa artikel sudah kubaca, diawal ramadhan aku bahkan mau curhat sama psikolog di halodoc. Kepala rasanya sakit memikirikan hal hal yang belum kejadian tapi aku udah bayangin. Entah itu kelebihan atau kekuranganku, aku bisa membayangkan dengan sangat detail dengan pikiranku sendiri. Aku udah ngerasa gak nyaman dengan seperti in...