Langsung ke konten utama

Tren masa kini

Kultur Korea lagi hits banget dekade ini, mulai dari fashion, make up, musik, bahasa, sampai merambah ke makanannya. Bermula dari video makan yang di upload di yutub di ikuti semua youtuber dunia. Hebat sekali Korea Selatan ini bisa memberikan energi yang luar biasa. Entah dari apanya. Padahal makanan negara lain tidak kalah keren ya. Biasa di drama Korea mereka selalu menampilkan adegan makan, terus aku juga penasaran rasanya seperti apa. Kalo gak salah tren makanan Korea udah jaman aku akhir kuliah sekitar tahun 2014an lah, pertama kalinya aku makan di restoran ala ala Korea yang menurut ku sih mahal haha. Tapi namanya aku yang suka mencoba hal hal baru, makanan itu lumayan aku bisa terima dan kesan pertama adalah unik. Tentu restoran itu sudah mix rasa dengan lidah Indonesia. Tahun tahun berlalu tren Korea Selatan sungguh mengubah semua dari make up. Sampe aku jualan make up asli sana yang sangat sangat digandrungi anak muda. Semua berbondong bondong beli dan mencoba. Dan memang make upnya bagus banget sihhh..
Setelah make up aku coba beralih ke musik, entah kenapa aku tiba tiba suka girlband dari sana yaitu Blackpink. Seru aja ngeliat mereka nyanyi, totalitas sekali dengan semua gaya dan tariannya.
Setelah ke musik, merambah ke film tapi kalo film dari dulu aku open menonton semua dari drama sampe film manapun, drama Korea juga aku tonton. Ada drama Korea yang bener bener aku suka banget. Yaitu Reply 1988. Cerita ringan tapi ngena banget, ughhh sungguh aku mau nonton lagi. Padahal baru rampung 3 Minggu lalu.
Baru baru ini aku juga lagi suka banget nonton mukbang, jadi tahu apa itu kimchi, toppoki, mandu dan lain lain. Beberapa kali udah bikin kimci ala ala. Ramyun lah. Dan tadi barusan aku nyoba mandi/dumpling ayam.

#Day22
#30hariBercerita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ectopic Pregnancy

Sudah lama kupendam ini semua.. Hanya orang orang lingkup kecilku yang tahu. Dan kupikir untuk apa menceritakan yang belum rezekiku..  Bulan juli 2022 Suami bernegosiasi untuk ayo kita lakukan program hamil lagi, semua akan ada obatnya katanya.. Namun aku terus ragu tentang kondisi dan keuangan. Ia selalu bilang kalau dari kami ada yang memang tidak bisa kami akan berkomitmen untuk tetap bersama. Akhirnya setelah perdebatan panjang dan dengan keyakinan yang diberikan suami aku memutuskan yuk cari tahu tentang program itu.  Berawal aku tanya tanya dengan rekan yang kerja di salah satu RS yang menangani hal tersebut. Akhirnya kami memutuskan untuk yuk tanya langsung ke RS sadewa di IVF centre. Disana kami mendapatkan informasi ada program hamil dengan paket untuk mengetahui kondisi awal. Setelah melihat tentang biaya kami berdua merasa Insya Allah mampu dan masih bisa di jangkau.  Banyak proses yang kami lakukan, pertama suami cek sperm kemudian di konsultasikan kepada dr a...

Ramadan 1444 H

Terakhir posting Ramadan 2 tahun lalu..  Tidak banyak berubah dari kehidupan, berjalan sebagaimana mestinya. Aku pun heran apa emang akunya yang terlalu ada di zona nyaman sehingga tidak ada keinginan untuk maju atau sebenarnya hidup kayak gini..  Tapi dari semua itu, aku merasa ini nyaman dan ini membuat aku bahagia..  Mudah mudahan ini yang seharusnya aku syukuri..  Tidak ada mimpi besar, let it flow.. Apakah itu salah?  Punya target tapi kalau gak ke sampaian aku selalu sounding untuk it okay.. Dan sedihnya gak terlalu lama..  Bismillah.. Semoga aku dan suami selalu dilembutkan hatinya untuk selalu bersyukur.. Dijauhkan dari mara bahaya, dan diberikan kesehatan. Aamiin

Matakuliah Pariwisata

cerita kehidupan (hanya pendapat) Beruntunglah mahasiswa yang mengambil jurusan bahasa seperti: Inggris, Jerman, Prancis, Rusia, Arab, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Jepang dsb. Tentu kita belajar bahasa untuk dapat berkomuniakasi dengan baik, berkomunikasi saja tidak cukup untuk menjadi manusia sukses, tujuan mengenyam sekolah sampai perguruan tinggi tidak hanya untuk dapat berkomunikasi, toh belajar bahasa bisa dengan belajar secara ototidak. Jadi seberapa profitkah kita mengambil jurusan bahasa? Sebentar, kita melihat lingkungan dan geografis negara kita, Indonesia. Geografis yang diberi anugerah Tuhan berlimpah ruah, hutan, gunung api, laut, pulau, berada dititik katulistiwa. Memang sudah banyak pengusaha melirik dan mengembangkan pasar pariwisata dengan menjual kekayaan dan keindahan alam yang dimiliki, tentu tidak hanya pengusaha tanah air saja yang tertarik mengembangkan lahan pasar ini. Perkembangan dari tahun-ke tahun terbukti dengan kurva yang semakin naik, market...