Langsung ke konten utama

Hujan


Jangan mendahului Allah dalam hal apapun.

Hari ini tersadar kembali dengan kalimat itu. Kadang manusia itu menggampangkan dan menganggap pengetahuan pasti terlaksana.

Hari ini gak bawa mantel ke sekolah, alhasil kehujanan, repot banget deh tadi tuh. Hari kemarin udah hujan lebat seperti yang udah udah, kalau sekarang hujan lebat besok akan terang benderang, dan kumeyakini ini karena ngikutin ilmu "titen" tadi pagi sebelum berangkat sekolah "kesusu susu" nanti telat buka garasi ngelihat langit bersih sekali, cerah dan matahari bersinar dengan panasnya. Siang haripun sama puanaaaasss banget sampai ketika jam pulang sekitar 10 menit sebelum pulang tiba tiba awan mendung angin kencang dan bresss hujan.

Buru buru lari kemotor jeng jeng jeng gak ada mantel ternyata karena masih dicantolin pas dipake kemaren. Hyampuunnnn kupulang gimana? Males nunggu reda akhirnya pulang dengan hujan hujanan. 

Sebenernya biasa ya kayak gini, tapi aku seperti ditampar dengan omonganku sendiri, seolah olah yang aku pikirkan itu pasti kejadian, dan Allah berkata lain. 

Kalau Allah mau apapun bisa terjadi. Semoga hujan ini selalu membawa keberkahan untuk kami semua. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ectopic Pregnancy

Sudah lama kupendam ini semua.. Hanya orang orang lingkup kecilku yang tahu. Dan kupikir untuk apa menceritakan yang belum rezekiku..  Bulan juli 2022 Suami bernegosiasi untuk ayo kita lakukan program hamil lagi, semua akan ada obatnya katanya.. Namun aku terus ragu tentang kondisi dan keuangan. Ia selalu bilang kalau dari kami ada yang memang tidak bisa kami akan berkomitmen untuk tetap bersama. Akhirnya setelah perdebatan panjang dan dengan keyakinan yang diberikan suami aku memutuskan yuk cari tahu tentang program itu.  Berawal aku tanya tanya dengan rekan yang kerja di salah satu RS yang menangani hal tersebut. Akhirnya kami memutuskan untuk yuk tanya langsung ke RS sadewa di IVF centre. Disana kami mendapatkan informasi ada program hamil dengan paket untuk mengetahui kondisi awal. Setelah melihat tentang biaya kami berdua merasa Insya Allah mampu dan masih bisa di jangkau.  Banyak proses yang kami lakukan, pertama suami cek sperm kemudian di konsultasikan kepada dr a...

Ramadan 1444 H

Terakhir posting Ramadan 2 tahun lalu..  Tidak banyak berubah dari kehidupan, berjalan sebagaimana mestinya. Aku pun heran apa emang akunya yang terlalu ada di zona nyaman sehingga tidak ada keinginan untuk maju atau sebenarnya hidup kayak gini..  Tapi dari semua itu, aku merasa ini nyaman dan ini membuat aku bahagia..  Mudah mudahan ini yang seharusnya aku syukuri..  Tidak ada mimpi besar, let it flow.. Apakah itu salah?  Punya target tapi kalau gak ke sampaian aku selalu sounding untuk it okay.. Dan sedihnya gak terlalu lama..  Bismillah.. Semoga aku dan suami selalu dilembutkan hatinya untuk selalu bersyukur.. Dijauhkan dari mara bahaya, dan diberikan kesehatan. Aamiin

Matakuliah Pariwisata

cerita kehidupan (hanya pendapat) Beruntunglah mahasiswa yang mengambil jurusan bahasa seperti: Inggris, Jerman, Prancis, Rusia, Arab, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Jepang dsb. Tentu kita belajar bahasa untuk dapat berkomuniakasi dengan baik, berkomunikasi saja tidak cukup untuk menjadi manusia sukses, tujuan mengenyam sekolah sampai perguruan tinggi tidak hanya untuk dapat berkomunikasi, toh belajar bahasa bisa dengan belajar secara ototidak. Jadi seberapa profitkah kita mengambil jurusan bahasa? Sebentar, kita melihat lingkungan dan geografis negara kita, Indonesia. Geografis yang diberi anugerah Tuhan berlimpah ruah, hutan, gunung api, laut, pulau, berada dititik katulistiwa. Memang sudah banyak pengusaha melirik dan mengembangkan pasar pariwisata dengan menjual kekayaan dan keindahan alam yang dimiliki, tentu tidak hanya pengusaha tanah air saja yang tertarik mengembangkan lahan pasar ini. Perkembangan dari tahun-ke tahun terbukti dengan kurva yang semakin naik, market...