Langsung ke konten utama

Teman bermain


Saat ini merekalah teman mainku, mengisi hari hariku. 
Memilih menjadi teman bermain dengan mereka sebenernya memiliki misi tertentu, yaitu cuma satu, aku belajar caranya menghadapi lincahnya mereka, cerianya mereka, semuanya. 

Tapi ternyata susah sekali, bukan tidak bisa. Masih ngelihat aku yang sebel dengan hal kecil yang dibikin anak gaduh, rebutan mainan, atau bahkan memaksa mereka mengerti kondisiku lagi sakit tenggorokan nih suaranya jangan kenceng kenceng ya. Gak adil ya buat mereka.

Tingkahnya mereka lucu lucu sekali. Hal yang ditemukan apapun yang gak penting bisa seperti harta Karun saja, lucu banget.
Dari kecil aja udah bisa ngelihat kesukaan anak itu pengennya dimana, ada yang pas menghitung dia semangat, ada yang membaca cepat sekali bisa, menari dengan gaya yang lincah, atau bahkan dia pintar sekali menceritakan dongeng yang sudah diceritakan dengan bahasanya. They re so amazing! All children born to be amazing. 

I wanna say sorry to all my little friends, about my badmood, angry ect. 
Dari lubuk terdalam aku yang sedang belajar denganmu nak. Let's we play together. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ectopic Pregnancy

Sudah lama kupendam ini semua.. Hanya orang orang lingkup kecilku yang tahu. Dan kupikir untuk apa menceritakan yang belum rezekiku..  Bulan juli 2022 Suami bernegosiasi untuk ayo kita lakukan program hamil lagi, semua akan ada obatnya katanya.. Namun aku terus ragu tentang kondisi dan keuangan. Ia selalu bilang kalau dari kami ada yang memang tidak bisa kami akan berkomitmen untuk tetap bersama. Akhirnya setelah perdebatan panjang dan dengan keyakinan yang diberikan suami aku memutuskan yuk cari tahu tentang program itu.  Berawal aku tanya tanya dengan rekan yang kerja di salah satu RS yang menangani hal tersebut. Akhirnya kami memutuskan untuk yuk tanya langsung ke RS sadewa di IVF centre. Disana kami mendapatkan informasi ada program hamil dengan paket untuk mengetahui kondisi awal. Setelah melihat tentang biaya kami berdua merasa Insya Allah mampu dan masih bisa di jangkau.  Banyak proses yang kami lakukan, pertama suami cek sperm kemudian di konsultasikan kepada dr a...

Novemberku tak lagi ceria...

cerita kehidupan Novemberku tak lagi ceria... 15 November disebuah kamar, X : mbak, boleh tanya-tanya gak? Sepertinya kamu lebih expert dibidang ini (23:31) Y : hahahha, kenapa la? (23:41) X : pertanyaanku yang tadi, Kenapa perasaan ini hadir bukan sama orang yang benar benar tepat buat kita? Kenapa mesti sekarang? Sia-sia aja kan Tuhan ciptain “ini”? L (23:44) X : Mbk jangan ketawa ya, uhuhu (23:46) Y : Gak ada yang sia-sia sayang, Tuhan ciptain ini buat kamu belajar. Kamu dikasih sakit biar kamu bisa ngerasain dan menghindarinya lain kali. Kenapa Tuhan kasih orang yang menurutmu ga tepat, itu biar kamu belajar menentukan orang mana yang tepat.. tenang-tenang, semua ada prosesnya pli.. (23:48) X : Jadi Tuhan mengharuskan kita sakit dulu baru seneng? (23:50) Y : itu semua Cuma pemikiran masing-masing orang sih. Mungkin Tuhan cemburu, kamu lebih cinta sama makhluknya yang sebenernya gak harus segitunya juga.. (23:54) X : berarti titik kesalahannya semuanya ada di aku, percaya ke...

Pelajaran dari Ramdhan 1441 H

Memilih tidak mengeluh dengan efek dari pandemi ini. Alhamdulillah masih bisa bertemu dengan Ramadhan, bukan mau riya'. Tp Alhamdulillah aku bahagia sekali bisa beribadah bersama dengan suami. Mungkin jika tidak ada pandemi kita tidak bisa melakukan ibadah bersama sama terus. Kedekatan kita juga semakin baik, komunikasi terus diperbaiki. Dan yang paling penting aku lagi belajar bagaimana mendengdalikan pikiranku sendiri. Dulu selalu banyak pikiran negatif yang hadir di kepalaku. Gimana kalo ini terjadi? Gimana kalo itu terjadi? Giimana gimana yang lain. Bahkan itu terlalu berlebihan sudah berlebihan banget malah. Aku jadi insecure sendiri. Beberapa artikel sudah kubaca, diawal ramadhan aku bahkan mau curhat sama psikolog di halodoc. Kepala rasanya sakit memikirikan hal hal yang belum kejadian tapi aku udah bayangin. Entah itu kelebihan atau kekuranganku, aku bisa membayangkan dengan sangat detail dengan pikiranku sendiri. Aku udah ngerasa gak nyaman dengan seperti in...