Langsung ke konten utama

Resah


Akhir akhir ini aku memiliki banyak kekhawatiran untuk hari esok. Aku tahu jika hari esok sudah dituliskan dan ditetapkan oleh sang pencipta Allah. Tapi ternyata aku tidak paham. Aku tidak pernah mempraktekkan itu dalam hidupku. Finally aku mempunyai kekhawatiran yang lebih besar dari yang lain. Sekarang aku sadar ternyata ini akan mempengaruhi keseluruhan hidupmu, terutama kesehatan fisik dan mental. Yang paling nakutin adalah mental. Sampai sekarang aku gak tau caranya bagaimana mengurangi kecemasan dalam diriku sendiri. 
Aku tidak tau harus mencari dan curhat kesiapan? Soalnya saat ini lagi hype nya awere kesehatan mental. 

Aku tahu, kecemasan ini akan datang lalu pergi, tapi nanti datang lagi. Ketika kecemasan itu datang, segala pemikiran positif yang kamu punya akan kalah semua. Yang dalam pikiran mu hanya kejadian yang buruk, yang seolah olah akan terjadi beneran. Padahal itu hanya dalam imajinasi saja. Akupun heran kenapa pikiran buruk ini berkembang dengan sangat hebat dan cepat. Aku seperti kehilangan pikiran positif itu, aku cari cari tapi tidak ketemu. Aku curhat ke orang seperti bukan itu alasannya, aku masih mencari cari bagaimana aku menghilangkan ini semua. 
Satu yang menguatkanku yaitu Allah. Ketika aku membaca Al-Qur'an aku akan sedikit lupa tapi setelah selesai membacanya, aku jadi keinget lagi. 
Beginilah aku. Yang masih belajar tidak berharap dari manusia, aku ingin semua harapanku hanya ke Allah saja.

#Day9
#30haribercerita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ectopic Pregnancy

Sudah lama kupendam ini semua.. Hanya orang orang lingkup kecilku yang tahu. Dan kupikir untuk apa menceritakan yang belum rezekiku..  Bulan juli 2022 Suami bernegosiasi untuk ayo kita lakukan program hamil lagi, semua akan ada obatnya katanya.. Namun aku terus ragu tentang kondisi dan keuangan. Ia selalu bilang kalau dari kami ada yang memang tidak bisa kami akan berkomitmen untuk tetap bersama. Akhirnya setelah perdebatan panjang dan dengan keyakinan yang diberikan suami aku memutuskan yuk cari tahu tentang program itu.  Berawal aku tanya tanya dengan rekan yang kerja di salah satu RS yang menangani hal tersebut. Akhirnya kami memutuskan untuk yuk tanya langsung ke RS sadewa di IVF centre. Disana kami mendapatkan informasi ada program hamil dengan paket untuk mengetahui kondisi awal. Setelah melihat tentang biaya kami berdua merasa Insya Allah mampu dan masih bisa di jangkau.  Banyak proses yang kami lakukan, pertama suami cek sperm kemudian di konsultasikan kepada dr a...

Novemberku tak lagi ceria...

cerita kehidupan Novemberku tak lagi ceria... 15 November disebuah kamar, X : mbak, boleh tanya-tanya gak? Sepertinya kamu lebih expert dibidang ini (23:31) Y : hahahha, kenapa la? (23:41) X : pertanyaanku yang tadi, Kenapa perasaan ini hadir bukan sama orang yang benar benar tepat buat kita? Kenapa mesti sekarang? Sia-sia aja kan Tuhan ciptain “ini”? L (23:44) X : Mbk jangan ketawa ya, uhuhu (23:46) Y : Gak ada yang sia-sia sayang, Tuhan ciptain ini buat kamu belajar. Kamu dikasih sakit biar kamu bisa ngerasain dan menghindarinya lain kali. Kenapa Tuhan kasih orang yang menurutmu ga tepat, itu biar kamu belajar menentukan orang mana yang tepat.. tenang-tenang, semua ada prosesnya pli.. (23:48) X : Jadi Tuhan mengharuskan kita sakit dulu baru seneng? (23:50) Y : itu semua Cuma pemikiran masing-masing orang sih. Mungkin Tuhan cemburu, kamu lebih cinta sama makhluknya yang sebenernya gak harus segitunya juga.. (23:54) X : berarti titik kesalahannya semuanya ada di aku, percaya ke...

Pelajaran dari Ramdhan 1441 H

Memilih tidak mengeluh dengan efek dari pandemi ini. Alhamdulillah masih bisa bertemu dengan Ramadhan, bukan mau riya'. Tp Alhamdulillah aku bahagia sekali bisa beribadah bersama dengan suami. Mungkin jika tidak ada pandemi kita tidak bisa melakukan ibadah bersama sama terus. Kedekatan kita juga semakin baik, komunikasi terus diperbaiki. Dan yang paling penting aku lagi belajar bagaimana mendengdalikan pikiranku sendiri. Dulu selalu banyak pikiran negatif yang hadir di kepalaku. Gimana kalo ini terjadi? Gimana kalo itu terjadi? Giimana gimana yang lain. Bahkan itu terlalu berlebihan sudah berlebihan banget malah. Aku jadi insecure sendiri. Beberapa artikel sudah kubaca, diawal ramadhan aku bahkan mau curhat sama psikolog di halodoc. Kepala rasanya sakit memikirikan hal hal yang belum kejadian tapi aku udah bayangin. Entah itu kelebihan atau kekuranganku, aku bisa membayangkan dengan sangat detail dengan pikiranku sendiri. Aku udah ngerasa gak nyaman dengan seperti in...